Lembar Kerja Siswa
SMP N 13 Krui
Alat dan Bahan
Alat
1. Tabung Reaksi
2. Rak Tabung Reaksi
3. Pipet Tetes
4. Kertas Tisu
5. Kertas Label
6. Botol Sampel Urine yang
bening transparan
7. Kertas Indikator pH
8. Pemanas Bunsen
9. Kaki tiga
10. Kasa Asben
11. Gelas beker 500 mL
12. Korek api
Bahan
1.
Sampel urine pagi (Urine yang pertama kali
dikeluarkan pada pagi hari setelah bangun tidur) dari
orang sehat, sampel urine siang, sampel urine malam
2.
Larutan Biuret
3.
Larutan Benedict
4.
Larutan AgNO3 10%
Langkah Kerja
1.
Pertama siapkan reagen Biuret, Benedict.
2.
Selanjutnya lakukan pengujian berikut
Sifat fisik urine:
Amatilah dan bandingkan beberapa sampel urine yang dibawa
dari rumah, dalam hal sifat-sifat fisiknya (misalnya, warna, tingkat kekruhan,
dan pH). Analisis dengan menggunakan tabel acuan berikut:
Warna
|
Keterangan
|
Kuning
|
Normal
|
Hitam
|
Mengonsumsi
tablet yang mengandung zat besi (ferri sulfat), minum obat parkinson
|
Biru
|
Mengonsumsi
obat abti depresi atau antibiotik, infeksi bakteri Pseudomonas pada saluran
lkemih
|
Cokelat
|
Gangguan
fungsi ginjal, mengonsumsi antibiotik
|
Kuning
gelap (seperti teh)
|
Hepatitis
fase akut, kelebihan vitamin B2, mengonsumsi antibiotik
|
Oranye
– merah
|
Dehidrasi,
demam, mengonsumsi obat
|
Hijau
|
Infeksi
bakteri, kelebihan biliverdin, mengonsumsi vitamin
|
Bening
(tidak berwarna)
|
Terlalu
banyak minum, diabetes insipidus, minum alkohol
|
Putih
seperti susu
|
Tumor
jaringan limfat, filariasis
|
Keterangan:
Tingkat kekeruhan: tidak keruh (-), sedikit keruh (+), keruh
(++), dan sangat keruh (+++)
pH normal urine = 4,7 – 8
a. Uji kandungan klorida
Masukkan 2 mL urine ke dalam tabung reaksi, tambahkan 5
tetes larutan AgNO3 10%. Amati endapan putih yang terbentuj (endapan putih
tipis = urine normal, endapan putih tebal = urine abnormal)
b. Uji
protein
Masukkan 2 mL sampel urine ke dalam tabung reaksi.Tambah 5
tetes larutan Biuret. Amati perubahan warnanya dan berikan hasil analisinya.
Warna setelah diteteskan larutan Biuret
|
Keterangan
|
Ungu
|
Mengandung
protein
|
Biru
atau selain ungu
|
Tidak
mengandung protein
|
c. Uji
Glukosa
1.
Tuangkan sampel urine ke dalam tabung reaksi
sebanyak 2 mL, tempelkan kertas label agar tidak tertukar.
2.
Teteskan larutan Benedict sebanyak 5 tetes ke
dalam tabung reaksi yang telah berisi urine, kemudian kocok sebentar agar
bercampur merata. Amati warnanya.
3.
Masukan semua tabung reaksi tersebut ke dalam
gelas beker yang telah berisi air setengahnya, kemudian di panaskan hingga
mendidih beberapa saat dan terjadi perubahan warna.
4.
Matikan lampu Bunsen, dan biarkan hingga agak
dingin. Amatilah perubahan warna urine di setiap tabung reaksi dan analisis
hasilnya berdasarkan table acuan berikut.
Warna Hasil Uji Glukosa
|
Hasil
Reaksi
|
Keterangan/Kandungan
Glukosa
|
Biru
|
-
|
Normal
|
Hijau
kekuningan keruh
|
+
|
0,5 –
1%
|
Kuning
keruh
|
++
|
1 –
1,5%
|
Coklat,
jingga
|
+++
|
2% -
3,5%
|
Merah
bata
|
++++
|
>
3,5%
|







0 comments:
Post a Comment